Sekolah Kristen IPEKA » Berita Dan Kegiatan » Kebaktian Kebangunan Rohani SMPK IPEKA Dare to be Different

Kebaktian Kebangunan Rohani SMPK IPEKA Dare to be Different

Kebaktian Kebangunan Rohani SMPK IPEKA
Dare to be Different

Seorang raja pernah bertanya, “Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dan jawabannya raja tersebut ialah dengan menjaganya sesuai dengan firman Tuhan (lihat Mazmur 119:9).” Ya, firman-Nya dapat menjadi pelita yang menerangi pilihan langkah dan jalan hidup bagi pemuda maupun setiap manusia pada umumnya sehingga kehidupan seseorang dapat bersinar bagi-Nya.

 Sebagai pemuda-pemudi Kristen, khususnya siswa-siswi, mestilah berani hidup berbeda di lingkungan masyarakat. Beranjak dari hal itu, Sekolah Kristen IPEKA mengadakan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dengan tema Dare to be Different untuk siswa-siswi SMP pada 2 April 2013 di Gereja Kristus Yesus (GKY) Mangga Besar-Jakarta.

 KKR ini menghadirkan pembicara Pdt. Benny Solihin untuk mendorong anak muda hidup bagi Tuhan, menerima Tuhan Yesus sebagai satu-satunya Juruselamat, dan menyampaikan firman Tuhan bahwa memang kehidupan setiap anak Tuhan, terkhusus anak muda sebagai orang-orang Kristen, agar berdampak positif bagi lingkungan. Caranya:

1. Harus mempunyai identitas sebagai orang-orang Kristen yang mengenal jati diri mereka di dalam Tuhan bahwa mereka berharga di mata-Nya

2. Mengenal panggilan hidup mereka dari-Nya, yaitu untuk masuk ke dalam masyarakat, bukan untuk mengucilkan diri; inklusif, bukan ekslusif

3. Mengubahkan masyarakat, bukan diubah atau malah terpengaruh

Para pemuda adalah ibarat garam bagi sebuah adonan atau masakan untuk mengasinkan, memberi rasa, menyedapkan. Demikian pulalah sepatutnya fungsi mereka di tengah-tengah masyarakat, bangsa dan dunia. “Apabila garam menjadi tawar,dan padahal garam tidaklah bisa menjadi tawar”dengan apakah akan diasinkan? Apabila anak muda patah semangat, tanpa dampak, dan tidak membuat perbedaan berharga, maka dengan apa lagi anak muda tersebut dapat meneruskan perjuangannya di dalam kehidupan?

Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.
-Matius 5:13-16

Artikel terkait:
- Kebaktian PraPaskah IPEKA Kasih Gembala yang Baik

Comments are closed.